YuriLabs
  • Home
  • Project
  • All Series
    • Manga
    • Manhwa
    • Manhua
  • Adv. Search
Login Register
Prev
Next
  • Home
  • Project
  • All Series
    • Manga
    • Manhwa
    • Manhua
  • Adv. Search
Yuri Tama

(LN) Yuri Tama: From Third Wheel to Trifecta

Chapter 1.4

  1. Home
  2. (LN) Yuri Tama: From Third Wheel to Trifecta
  3. Chapter 1.4
Prev
Next

“Ya ampun, Rinka, liat deh rambutku! Berantakan total gara-gara kamu!”

“Hahaha! Iya, salahku.”

Kami bertiga jalan pulang bareng dari sekolah, Momose dan Aiba asyik ngobrol di depan, sementara aku agak njomplang beberapa langkah di belakang mereka.

“Pelukan sih aku masih bisa tolerir,” cetus Momose, “tapi elus-elus kepala itu urusan beda! Merendahkan, apalagi, nggak sopan lagi.”

“Oh, gitu?” balas Aiba. “Aku kira itu hal biasa.”

“Serius, Rinka? Sahabat masa kecilmu tersayang rela ngabisin waktu luang abis sekolah buat dukung kamu, dan ini cara kamu balas budi? Belajar hormat dikit lah!”

Momose ngambek setengah mati, dan Aiba dengan santai ngejawab semua keluh kesahnya. Mereka berdua nggak pernah nahan omongan satu sama lain, tapi di balik saling senggol itu juga nggak ada niat jahat. Kayaknya mereka malah asyik sama perang mulut ringan gitu.

“Oke, oke, maaf,” Aiba akhirnya menyerah. “Gimana kalau aku traktir es krim sebagai ganti rugi?”

“Es krim?!”

Mata Momose langsung berbinir pas Aiba nunjuk ke food truck yang kebetulan mangkal di seberang taman yang lagi kami lewatin. Di depan truk ada papan gambar es krim cone isi soft serve gede. Ngaca dari cuaca yang panas gerah gini, aku setuju banget—es krim emang kayaknya cocok banget.

“A-aku bukan cewek gampangan yang bisa disogok pake es krim!” sergah Momose cepet, sembuh sekejap dari godaan sesaat.

“Oh gitu? Ya udah, aku sih lagi pengen. Bentar ya.”

“Hei! T-Tunggu, aku juga mau beli!”

Mereka berdua nyelonong bareng ke food truck, dan aku hela napas pelan ngelihatin mereka. Masih susah banget ya buat nggak grogi di deket mereka, batinku. Udah setahun berteman, tapi perasaan risih dan canggung itu kadang masih suka nyelip.

Mereka berdua cantik banget, iya, tapi bukan cuma itu aja. Ada, apa ya…semacam pesona. Kayak, kalau dunia ini panggung, Momose dan Aiba selalu berdiri di bawah sorotan lampu. Kata “sacrosanct” tuh cocok banget buat mereka, dan kalau aku kenal mereka dengan cara lain, yakin deh aku cuma bakal jadi fans lain yang ngidola dari jauh tanpa beban.

Tapi kenyataannya nggak gitu. Yang sebenernya terjadi itu bener-bener mukjizat. Kedengerannya lebay, mungkin iya, tapi kalau dulu aku melangkah sedikit beda, bikin kesalahan sedikit aja, aku yakin nggak bakal pernah bisa berteman sama mereka.

Semuanya dimulai pas sakura lagi mekar lebat, pagi-pagi banget di hari upacara penerimaan siswa baru—hari pertama SMA-ku.

Comments for chapter "Chapter 1.4"

MANGA DISCUSSION

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Chapter 1.4
Fonts
Text size
AA
Background

(LN) Yuri Tama: From Third Wheel to Trifecta

695 Views 2 Subscribers

Yuna Momose dan Rinka Aiba memang ditakdirkan untuk bersama, dan seluruh sekolah mereka mengetahuinya. Antara keanggunan Yuna yang bak putri dan pesona Rinka yang bak pangeran, semua teman sekelas...

Chapters

  • Free
    Chapter 1.6
  • Free
    Chapter 1.5
  • Free
    Chapter 1.4
  • Free
    Chapter 1.3
  • Free
    Chapter 1.2
  • Free
    Chapter 1.1

Sign in

Lost your password?

← Back to YuriLabs

Sign Up

Register For This Site.

Log in | Lost your password?

← Back to YuriLabs

Lost your password?

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

← Back to YuriLabs

Premium Chapter

You are required to login first